Manajemen Resiko

Untuk mencapai praktek pengelolaan risiko yang teritegrasi dan berdisiplin, Perseroan berinisiatif untuk melaksanakan proyek ENTERPRISE RISK MANAGEMENT (ERM) dengan bantuan dari para ahli dari ASTRA yang menghasilkan 3 hasil utama, antara lain :

RISK & CONTROL SELF ASSESMENT (CSA), yang membantu Perseroan dalam mengidentifikasi risiko-risiko utama, kontrol serta rencana pengendaliannya. Perseroan juga telah mengukur dampak dari Risiko Keuangan dan Operasional yang dipetakan dalam 3 (tiga) perspektif, yaitu Inherent Risk Level, Residual Risk Level dan Expected Risk Level.

BUSINESS CONTINUITY PLAN (BCP), yang memformulasikan tindakan-tindakan yang harus diambil pada waktu kejadian bencana alam. Selama proyek ini berjalan, proses BCP dilakukan terhadap 22 fungsi penting di Perseroan dalam menghadapi 4 skenario kejadian bencana, antara lain: kebakaran, gempa bumi, huruhara dan kebocoran gas klorin yang mungkin akan mengganggu operasional perseroan secara signifikan. Melalui proses BCP, Perseroan telah melakukan Analisa Dampak terhadap Bisnis, dan menyiapkan Struktur Organisasi BCP, Rencana Penanggulangan Bencana, Jalur Komunikasi, Peralatan termasuk infratruktur yang dibutuhkan selama kejadian bencana. Sebuah panduan menyeluruh telah didokumentasikan dan dikonsolidasikan dalam bentuk Buku PALYJA Business Continuity Plan Manual.

PENELAAHAN ASURANSI, menganalisis kecukupan pertanggungan asuransi Perseroan yang meliputi 3 tipe pertanggungan asuransi yaitu: Liability Insurance, Industrial All Risk Insurance and Money Insurance. Melalui penelaahan asuransi ini, Perseroan dapat melakukan perbaikan mekanisme pertanggungan asuransinya dan mengidentifikasi hal-hal yang perlu diperbaiki. Setelah selesainya project ERM ini, Perseroan telah menetapkan suatu program yang dapat berkesinambungan mengendalikan dan memitigasi resiko-risiko yang ada sampai pada tingkat yang dapat diterima.